Boediono Minta Menteri Perhatikan Penyandang Cacat


Laporan: Persda Network/ADE
Kamis, 3 Desember 2009 | 14:58 WITA

Jakarta, Tribun – Wakil Presiden Boediono meminta anggota Kabinet Indonesia Bersatu jiid II untuk memperhatikan nasib penyandang cacat Indonesia. Memperingati hari internasional penyandang cacat, Boediono meminta beberapa menteri memenuhi sebelas harapan penyandang cacat Indonesia yang disampaikan Ketua Umum Persatuan Penyandang Cacat Indonesia, Siswandi.

“Saya mendengarkan beberapa usulan konkrit dari usulan Siswandi. Kepada berbagai instansi pemerintah, usulan konkrit itu saya kira banyak yang seharusnya kita penuhi,” ujar Boediono di gedung II Istana Wapres, Jakarta, Kamis (3/12).

Menurut Boediono, menjadi tugas negara dalam memerangi hambatan fisik penyandang cacat menjalani kehidupan di Tanah Air. Pemerintah berkewajiban meningkatkan kemampuan fisik lainnya yang dimiliki penyandang cacat secara maksimal.

“Tuhan itu maha adil biasanya. Kalau ada kekurangan di satu sisi, biasanya ada keseimbangan di sisi lain. Tidak harus penyandang cacat tidak mempunyai hati emas atau kotak mutiara,” sergah Boediono.

Mantan Menko Perekonomian ini mengemukakan, kendati pemerintah mempunyai keterbatasan, para menteri mesti melihat serius apa yang bisa menjadikan kemampuan penyandang cacat menjadi optimal.
“Saya mohon para menteri melihat secara serius apa yang bisa dilakukan secara optimal. Masalah kesetaraan kita jabarkan di bidang pendidikan, pekerjaan. Perlakuan maupun aksesbilitas akan kita berikan secara maksimal untuk membantu,” urainya.

Sebelumnya Siswandi mengemukakan sebelas harapan penyandang cacat kepada Boediono. Bersama ratusan penyandang cacat, Siswandi mengaku sebelas harapan ini akan menjadi penentu dalam peningkatan indeks pembangunan manusia bagi penyandang cacat. (Baca: Boediono Terima Sebelas Harapan Penyandang Cacat).

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengemukakan, pemerintah dalam pelaksanaan program aksi 2004-2013 memastikan adanya perlindungan sosial bagi penyandang cacat. Bagi penyandang cacat berat, bantuan jaminan sosial berupa uang tunai sebesar Rp 300 per orang. Bantuan ini diberikan untuk 17 ribu orang yang tersebar di 31 provinsi , dan184 kabupaten/kota.

“Jumlah tenaga kerja cacat di 81 perusahaan sekitar 1109 pnyandang cacat. Sedangkan penyandang cacat yang bekerja di instansi pemerintah berjumlah 85 orang, terbanyak pada sektor informal dan usaha mikro,” ungkapnya.

Sebelas Harapan
Wakil Presiden Boediono juga menerima sekitar 400 penyandang cacat. Memperingati hari internasional penyandang cacat, Boediono dititipi sebelas harapan penyandang cacat. Titipan penyandang cacat ini berkait dengan sebelas departemen di kabinet Indonesia Bersatu. Apa saja titipan penyandang cacat, berikut adalah sebelas harapannya.

1. Departemen Pendidikan Nasional : Peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, baik di tingkat pendidikan dasar, lanjutan maupun perguruan tinggi.

2. Departemen Kesehatan : Peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan kesehatan bagi penyandang cacat.

3. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Realisasi quota satu persen tenaga penyandang cacat.

4. Kementerian negara Usaha Kecil Menengah dan Koperasi: Peningkatan pemberdayaan usaha kecil dan koperasi bagi penyandang cacat.

5. Departemen Pekerjaan Umum: Peningkatan kuantitas dan kualitas ketersediaan aksesbilitas fisik pada bangunan dan sarana umum.

6. Departemen Agama: Peningkatan kuantitas dan kualitas aksesbilitas pada sarana ibadah.

7. Departemen Komunikasi dan informatika : Peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan informasi dan komunikasi, khususnya untuk tuna netra, dan tuna rungu wicara.

8. Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara : Peningkatan kuantitas kesempatan bagi penyandang cacat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

9. Departemen Perindustrian: Pemberiaan akses penyandang cacat sebagai subkontraktor dari mata rantai industri.

10. Departemen Perdagangan : Pemberiaan akses informasi dan pemberdayaan dalam bidang perdagangan.

11. Departemen Dalam Negeri: Himbauan agar peraturan daerah mengakomadasi kewajiban pelayanan terhadap penyandang cacat. (*)

Sumber:

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/61031

One response to “Boediono Minta Menteri Perhatikan Penyandang Cacat

  1. never give up and never loose faith

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s