Kisah Devon Handika Putra, Mengukir Prestasi


November 11, 2009

Myself

Nama saya adalah Devon Handika Putra. Saya sekolah di SLB-B Karya Bakti Wonosobo. Saya berasal dari Surabaya. My hobby playing basketball, badminton, painting, and reading comic.

Sejak tahun 1997, berusia 5 tahun saya masuk ke sekolah di Wonosobo. Baru saja saya belajar berbicara bersama guru TKLB. Lalu saya berusaha berbicara yang jelas, walaupun saya masih kecil belum tahu apapun. Pada beberapa hari pertama saya selalu menunggu orang tua supaya datang. Pengasuh menjaga anak-anak tetapi beberapa anak menangis jika orang tua akan pulang. Saya juga selalu menangis setelah orang tua pulang, sehingga pikiran merindukan orang tua.

Gambar-Gambar Saya

Kemudian tahun 1999 saya sudah berada di asrama satu. Saya merasa anak-anak mengolok-olok saya, lalu saya menangis. Pegasuh mengatakan supaya “Jangan Cengeng” kepada saya. Segera saya meminta maaf kepada teman-teman. Jadilah saya bergembira.

Pada tahun 2003, kemudia saya ingin belajar melukis untuk mengikuti lomba. Saya belajar melukis sama Pak Edi, guru hasta karya kami. Pada tahun 2004, kemudian saya sudah berada di asrama dua. Keadaan saya merasa tidak baik, karena asrama dua itu anak-anak sudah besar. Waktu saya sudah naik kelas 6 SD, saya ingin banyak belajar untuk menghadapi ujian. Allamudillah, aku sudah menerima kelulusan ujian SD umum.

Waktu tahun 2007, orang tua anak kelas D6 mau rapat tentang pemilihan kejuruan di Wonosobo atau pindah sekolah lain. Orang tua saya memperbolehkan saya memilih kejuruan apapun. Saya ingin kejuruan jahit karena bersih daripada kejuruan yang lain. Sekarang aku sudah berada di asrama tiga. Saya merasakan suasana hati gembira di asrama, sebab saya menurut nasihat kepada pengasuh. Saya mempunyai cita-cita bekerja bida karya seni.

Saya senang sekali dengan kejuruan jahit. Saya ingin belajar supaya bisa seperti Ivan Gunawan, bisa desainer. Saya berusaha terus menjadi desainer walaupun dulu saya belum bisa, sekarang saya sudah mulai bisa belajar desainer. Saya selalu meniru seperti Ivan Gunawan.

Lukisan Saya

Saya mengucapkan terima kasih keapda para guru dan para pengasuh karena selalu memberi nasehat, mengajar agar mengerti, selalu melindungi dan selalu bertanggung jawab.

Kami Anak Kelas 3 SMPLB

Demikian cerita cinta kasih dari saya untuk semua yang selalu menyayangi sekolah. Hidup sekolah saya selama-lamanya. Thank you all for reading my story.

Aku Bersama Teman-temanku Dari SLB-B Karya Bakti & SLB-B Dena Upakara

Aku Bersama Teman-temanku, Kepala Sekolah Kami, & Guru Tari Kami

Aku Bersama Teman-temanku Di Asrama. Hari Minggu Selesai Kerja Bakti Boleh Main Laptop Di Kamar Pengasuh.

Aku Waktu Ikut Lomba Penca Di Solo
Salam,
Devon Handika Putra

Kisah in diambil dari Blog Caritas Indonesia
http://caritasindonesia.blogspot.com/2009/11/devon-handika-putra.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s