Atlet Jabar Bertekuk Lutut

Kejurnas Bulu Tangkis BPOC Diwarnai Banyak WO

Selasa, 15 Desember 2009 | 15:12 WIB

BANDUNG, KOMPAS – Empat atlet bulu tangkis nomor kursi roda dari Jawa Barat, yaitu Asep, Ridwan, Eman, dan Edi, gagal meraih posisi terhormat dalam Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis I Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC). Boas, satu-satunya atlet Jawa Tengah, berhasil merebut peringkat pertama dengan dua kemenangan berturut-turut.

Pada hari pertama Kejurnas Bulu Tangkis I BPOC, Boas menundukkan Asep pada final nomor kursi roda, 21-9, 21-16. Sebelumnya, Boas juga mengalahkan Asep, 21-6, 21-6. Dengan demikian, Eman di posisi runner-up, sementara posisi ketiga diraih Asep, dan Edi di urutan keempat.

Selama Senin (14/12), baru disaring 16 besar untuk nomor tunggal upper (cacat di sisi atas badan) dan lower (cacat di sisi bawah). Delapan besar dan babak semifinal dilanjutkan Selasa ini, diakhiri final pada Rabu.

Lima kali walkout (WO) berlangsung pada hari pertama, Senin. Dua kali WO akibat pemain lawan sakit terjadi di partai Trisno Basuki (Bali) melawan Didi Pramono (Kalimantan Selatan), dan laga Masnur (Riau) melawan M Zein (Kalimantan Selatan). Dua kali WO juga terjadi akibat delegasi Banten batal mengirimkan atlet, yang terjadi pada partai melawan Jumano Petra (Riau) dan Oddie (Jawa Timur).

Satu WO terjadi pada partai Yudi (DKI Jakarta) melawan Dwi Roma (Yogyakarta). Dwi Roma dinyatakan WO setelah dipanggil tiga kali, tetapi tidak datang. Tidak lama kemudian ofisial Yogyakarta datang dan memprotes keputusan itu karena jadwal bertanding yang mereka pegang ternyata berbeda dengan jadwal bertanding versi panitia.

Panitia pertandingan Endi Adam Ma’sum menjelaskan, ada perubahan jadwal bertanding pada tengah hari dan sudah diinformasikan kepada seluruh ofisial dari sembilan provinsi. Salah paham jadwal itu terjadi akibat ofisial Yogyakarta mengambil jadwal yang belum direvisi.

Nomor yang dipertandingkan dalam kejurnas ini adalah tunggal lower, tunggal upper, ganda lower, ganda upper, kursi roda, dan beregu.

Ketua BPOC Pusat Senny Marbun menerangkan, BPOC baru bisa melangsungkan dua kejurnas pada 2009, yaitu bulu tangkis dan sepak bola. Pihaknya menyelenggarakan kejurnas cabang lain secara bertahap. Pada 2010 direncanakan ada tiga cabang olahraga.

“Kejurnas dipakai sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Cacat Nasional III di Riau pada 2012, dengan delapan cabang olahraga yang dipertandingkan,” ujarnya. Harus lebih baik

Selain itu, BPOC juga bersiap menyelenggarakan Asian Para Games di Indonesia 2010. Senny menjelaskan, pihaknya harus mencapai prestasi lebih baik daripada Asian Para Games sebelumnya di Malaysia dengan 37 emas.

Dia mengakui, kendala BPOC selama ini, keterbatasan dana sehingga penyelenggaraan olahraga bagi atlet penyandang cacat tidak bisa seperti atlet normal. Meski perhatian pemerintah kepada atlet penyandang cacat kini tidak lagi diskriminatif, keberadaan BPOC masih di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia.

“Padahal, KONI membawahi International Olympic Committee, sedangkan BPOC membawahi International Paralympic Committee. Artinya, BPOC berkewajiban menggelar event olahraga sendiri bagi atlet penyandang cacat, tapi selama ini tingkat pusat ataupun daerah masih di bawah struktur KONI,” ujar Senny.

BPOC sudah menunjukkan prestasi di tingkat internasional. Peringkat keempat yang diraih Indonesia pada Asian Para Games di Malaysia bisa diraih meski Indonesia hanya mengirimkan 37 atlet, dengan setiap orang meraih medali emas. Hasil itu terlihat mencolok bila dibandingkan dengan negara lain yang rata-rata mengirim atlet lebih dari 100 orang. (eld)

Sumber:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/15/15123262/atlet.jabar.bertekuk.lutut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s