Diet untuk Anak Autis Kurang Bermanfaat

Jumat, 08/01/2010 07:45 WIB

Nurul Ulfah – detikHealth

img
Ilustrasi (Foto: bbc)

Chicago,, Selama ini anak autis sering dikaitkan dengan masalah pencernaan. Anak autis sering dibilang punya usus bocor atau disebut sindrom ‘leaky gut’ atau ‘autistic enterocolitis’. Namun kini peneliti mengatakan bahwa hal itu tidak benar. Diet bebas gluten atau kasein pun tidak akan membantu anak autis.

Dalam laporan baru-baru ini yang dimunculkan dalam Journal Pediatrics, peneliti membantah bahwa anak autis lebih banyak mengalami masalah pencernaan dibanding anak normal. Peneliti juga menyebutkan, diet khusus seperti diet bebas gluten atau kasein tidak akan membantu anak autis.

Diet khusus pada anak autis dianggap bisa meringankan gejala anak autis. Setidaknya 1 dari 5 anak autis melakukan diet khusus seperti menghindari makanan yang mengandung gluten (protein dalam terigu) atau kasein (protein yang terdapat dalam susu).

Dokter-dokter yang menangani anak autis pun banyak yang menyarankan diet khusus tersebut. Namun dengan adanya studi ini, dokter disarankan untuk tidak lagi menganjurkan diet tersebut karena dapat mengurangi asupan nutrisi untuk anak.

Seperti dilansir Suntimes, Jumat (8/1/2010), sebanyak 28 pakar yang berasal dari 12 disiplin ilmu, mulai dari psikiater anak, pakar alergi pediatrik, gastroenterologi dan ahli nutrisi sepakat bahwa perlu studi lebih lanjut untuk membuktikan hubungan antara pencernaan yang bermasalah dengan anak autis.

Namun Jenny McCarthy, seorang aktris yang juga penulis buku ‘Louder Than Words’ mengaku berhasil menerapkan diet khusus untuk anaknya yang seorang autis.

Penyebab autis memang masih rancu hingga saat ini. Beberapa faktor yang berpotensi jadi penyebabnya antara lain faktor genetik, leaky gut syndrom, alergi makanan, vaksin dan paparan bahan kimia beracun.

Leaky gut syndrom adalah istilah untuk kondisi dinding usus yang berubah permeabilitasnya sehingga tidak bisa menyerap atau dimasuki molekul-molekul besar seperti protein. Jika molekul tersebut masuk ke dalam usu, maka tubuh akan mengenalnya sebagai zat asing dan akan mengeluarkan respon antigen-antibodi.

Beberapa penyebab yang diduga memicu sindrom Leaky gut syndrom antara lain :

  1. Pertumbuhan jamur candida albicans dalam flora usus
  2. Penggunaan antibiotik berlebih
  3. Kekurangan hormon pencernaan
  4. Pemakaian obat (NSAIDS, antacids, ibuprofen)
  5. Konsumsi kafein dan gula berlebih
  6. Konsumsi berlebih makanan dari tepung terigu seperti roti, pasta atau kue-kue lainnya yang mengandung gandum
  7. Stres
  8. Fungsi liver yang rendah

Autis bisa menimpa hampir semua lapisan suku, ras dan sosioekonomi. Laki-laki dilaporkan lebih banyak mengalami autis dibanding perempuan dengan rasio yaitu 4 banding 1. (fah/ir)

Sumber:

http://health.detik.com/read/2010/01/08/074526/1273939/764/diet-untuk-anak-autis-kurang-bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s