Perenang Tunarungu Itu Lolos ke Vietnam

25 Mei 2011 / 12.35 WIB

Posts by PSIBK 

 

 
 
Ilham Ahmad Turmudzi
 

JAKARTA, Kompas.com — Meski dirinya mengalami kekurangan pendengaran alias tunarungu, Ilham Ahmad Turmudzi mampu menembus limit untuk lolos ke kejuaraan renang kelompok umur ASEAN di Vietnam.

Asal tahu saja, di olahraga renang, indera pendengaran merupakan satu unsur penting untuk mencapai hasil maksimal. Si atlet renang memulai lomba dengan start yang menggunakan aba-aba berupa suara juri dan peluit. Bila mengabaikan dua sinyal ini, konsekuensinya, ia akan terlambat start karena mengikuti perenang yang berada di sampingnya.

Nyatanya, Ilham (12) yang mengalami tunarungu dan tunawicara ini mampu mengatasi kendala tersebut. Meski terlambat start, ia mampu berpacu dengan cepat dan menembus limit waktu di nomor 200 meter dan 100 meter gaya dada di kejurnas renang kelompok umur di Surabaya, pekan lalu. Ia bukan hanya mengalahkan lawan-lawannya yang “normal”, melainkan juga menembus limit waktu. Di Surabaya, Ilham mewakili kontingen DKI Jakarta.

“Sebenarnya di nomor 50 meter gaya dada dia lebih berpeluang lolos,” kata ibunda Ilham, Siti Salsaiah. “Tetapi, karena lawan di sebelahnya telah bergerak dulu, Ilham ikut meloncat dan akibatnya ia terkena diskualifikasi,” katanya. Akibatnya, ia menangis sejadi-jadinya.

Padahal sebelum lomba, Ilham sudah diberi petunjuk untuk tidak terlalu cepat melakukan start. “Ia bisa melihat bila pipi juri sudah menggelembung, berarti ia sudah bisa start. Atau melihat lampu yang menyala,” kata ibunya lagi.

Lahir sebagai anak ketiga dari empat bersaudara, Ilham tidak menampakkan hal-hal yang mencurigakan pada awal kelahirannya. “Saya baru menyadari dia bermasalah dengan pendengarannya saat ia berusia 1,5 tahun. Saat diperiksa ke RS Cipto Mangunkusumo, diketahui ia memiliki hambatan pendengaran mencapai 110 desibel,” ungkapnya.

Meski shock, Siti dan suaminya, Turmudzi, yang berdinas di Mabes TNI, tak mau larut dalam kesedihan. Ia menyertakan Ilham dalam berbagai kegiatan, termasuk renang. “Pada awalnya, ayahnya ragu apakah guru renangnya sanggup mengajar Ilham dan apakah anak ini akan betah di air. Namun, kecintaan anak ini pada air memang luar biasa. Usia dua tahun, ia pernah hilang dan saat ditemukan tengah berendam di dalam bak.”

Hanya beberapa bulan setelah masuk klub di Pyramid Swimming Club Cibinong, Ilham dikutsertakan dalam lomba di Sagara, Depok. Hasilnya jelas, Ilham terkena diskualifikasi karena salah start.

“Namun, pelatihnya, David, tidak mau menyerah dan mengajar Ilham teknik mengawali start. Ia bahkan belajar bahasa isyarat secara khusus di SLB tempat sekolah Ilham di Cibinong,” kata Siti lagi.

Dengan dukungan kuat dari pelatih dan orangtua, Ilham akan membela Indonesia di kejuaraan renang kelompok umur ASEAN yang akan berlangsung di Danang, Vietnam, mulai 10 Juni nanti.

Sumber : http://olahraga.kompas.com/read/2011/05/23/16125741/Perenang.Tunarungu.Itu.Lolos.ke.Vietnam

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s