Siswa Tunagrahita Tak Bisa Ikut Ujian

08 April 2011 / 11.30 WIB

Posts by PSIBK

JAKARTA, KOMPAS.com — Peserta didik di sekolah luar biasa yang masuk dalam kriteria tunagrahita ringan dan sedang tidak dapat mengikuti Ujian Nasional 2011. Siswa penyandang tunagrahita dinilai “kurang” secara akademis dan sulit memahami soal.

Maryoto, guru di SLB Negeri 1 Jakarta, mengatakan, standar soal untuk para siswa yang menyandang tunagrahita berbeda. Jenjang siswa tunagrahita ini hanya sampai pada ujian akhir sekolah, bukan UN.

Dia mengatakan, di antara penyandang tuna lainnya, siswa penyandang tunagrahita masuk dalam golongan C dan C1 atau urutan terakhir. Untuk itu, standar soal ujiannya harus didominasi oleh gambar, bukan kata atau dalam kalimat.

“Untuk tunagrahita C1, 60 persen soal harus berbentuk gambar. Sementara untuk golongan C hanya 40 persen yang harus berbentuk gambar,” kata Maryoto.

Di SLBN 1 Jakarta, jumlah siswa tingkat SD, SMP, dan SMA yang seharusnya mengikuti UN tahun ini sebanyak 44 siswa. Namun, karena siswa tunagrahita tidak diperbolehkan, tercatat hanya 17 siswa yang akan mengikutinya. Sebanyak 17 siswa tersebut merupakan siswa penyandang tunarungu atau masuk dalam golongan B.

“Yang akan mengikuti UN itu hanya golongan B. Siswa SMP ada 9 orang dan siswa SMA ada 8 orang. Jadi totalnya 17 siswa,” kata Maryoto.

Sumber : kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s