Diet Khusus Belum Terbukti Efektif untuk Anak Autis

Post by PSIBK USD | 11:23 WIB

shutterstock

Para pakar autisme menyatakan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menguatkan teori yang menyebutkan bahwa diet khusus mampu mengurangi gangguan perilaku anak-anak autisme.

“Sampai saat ini belum ada rekomendasi bukti ilmiah,” tulis para pakar yang tergabung dalam konsorsium pemerhati autis, seperti The Autism Society of America dan The Autism Research Institute dalam jurnal Pediatrics.

…masalah perilaku yang dialami anak-anak autis mungkin dipicu oleh kondisi medis lain yang tersembunyi, misalnya masalah pencernaan

“Meski begitu dokter dan orangtua anak autis harus menyadari bahwa masalah perilaku yang dialami anak-anak autis mungkin dipicu oleh kondisi medis lain yang tersembunyi, misalnya masalah pencernaan,” tambahnya.

Pernyataan yang dikeluarkan para pakar itu menuai kontroversi karena sebelumnya berbagai laporan media dan buku menyebutkan bahwa diet khusus mampu mengurangi gangguan perilaku, seperti sikap hiperaktif yang kerap dialami anak autis.  Anak-anak autis kerap kali mengalami berbagai masalah terkait dengan pencernaannya, seperti sembelit, diare, atau perut kembung.

“Masalahnya anak-anak autis tidak bisa menjelaskan rasa sakit yang dialaminya karena  mereka tak bisa berkomunikasi verbal. Akibatnya mereka menjadi agresif atau tantrum, bahkan melukai diri sendiri saat sakit. Sehingga orang lebih memfokuskan pada gangguan perilaku ini tanpa menyadari rasa sakit yang dialami anak,” kata Geraldine Dawson, kepala riset Autism Speak, salah satu organisasi orangtua anak autisme, menanggapi pernyataan para pakar.

Para pakar autism mengatakan, diet khusus yang mungkin berhasil pada beberapa anak bukan berarti bisa diterapkan untuk seluruh anak autis. Hal ini karena belum ada bukti ilmiah bahwa metode diet tertentu efektif untuk kelompok anak autis.

Bila orangtua ingin mencoba metode diet tertentu untuk anaknya, para ahli menyarankan agar berkonsultasi pada profesional agar tidak terjadi kekurangan gizi.

Dawson mengatakan setuju dengan para pakar. “Selama ini orangtua selalu mencari jawaban yang sederhana, apakah metodi ini berhasil atau tidak. Padahal, faktanya dalam autisme tidak pernah ada yang sederhana,” katanya.

Saat ini beberapa studi dan penelitian sedang dilakukan dan direncanakan selesai dalam tahun depan mengenai metode diet yang efektif untuk anak-anak autis. Sambil menunggu rekomendasi tersebut, para orangtua diingatkan bahwa keberhasilan seseorang dalam penanganan autis dikaitkan dengan pola makan, sifatnya individual.

Sumber:

Kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s